Kerugian Kartu Merah dan Penalti: Tantangan yang Diatasi oleh Timnas Vietnam

Timnas U-23 Vietnam baru saja menghadapi dua tantangan berat dalam laga perdana Grup D Piala Asia U-23 2024.

Pertandingan melawan Kuwait pada Rabu (17/4/2024) di Stadion Al Janoub, Al Wakrah, berlangsung dramatis bagi Golden Star Warriors.

Meskipun berhasil mencetak gol pembuka di menit 45+1, Vietnam harus berjuang keras setelah kehilangan satu pemain dalam enam menit berikutnya.

Bek Nguyen Ngoc Thang mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, yang kemudian memberikan kesempatan bagi Kuwait untuk mencetak gol penyeimbang melalui penalti.

Namun, keberuntungan akhirnya berpihak pada Vietnam yang berhasil membalikkan keadaan di babak kedua.

Brace yang dicetak oleh Bui Vi Hao mengantarkan Vietnam meraih kemenangan akhir dengan skor 3-1 atas Kuwait.

Meski demikian, sorotan media Vietnam tidak hanya pada kemenangan tersebut, tetapi juga pada masalah yang kerap terjadi di timnas baik di level senior maupun U-23: kartu merah dan penalti.

Dilansir oleh Danviet.vn, laporan tersebut mengungkap bahwa sejak tahun 2018, timnas Vietnam telah menerima 10 penalti dan 5 kartu merah dalam berbagai turnamen.

Tantangan serupa juga dialami pada Piala Asia U-23 2022, di mana Vietnam U-23 harus bermain dengan satu pemain kurang setelah kiper mereka diberi kartu merah di babak perempat final melawan Arab Saudi.

Begitu juga pada edisi 2020, Vietnam menghadapi satu penalti dan satu kartu merah.